Rabu, 22 Agustus 2018

PANDU INTEGRITAS - BELAJAR



Pandu Integritas
Belajar
“ Ayo terus belajar sampai mati “ begitu kata yang sering diucapkan oleh bapak guruku, bapak Hanung. Untuk apa kita belajar dan untuk apa kita terus berlajar, dan harus terus belajar. Itu adalah pertanyaan yang pernah ku tanyakan pada pak guru.
“ Pandu, kita adalah manusia, kita hidup setiap hari dan setiap hari kita akan bertemu dengan hal yang baru, seperti halnya setiap saat kita bertemu dengan hari hari yang baru. Untuk sesuatu yang beru kita harus belajar dan mempelajarinya. Memulai sesuatu hal yang baru itu sulit, dan kita harus belajar agar kesulitan itu menjadi mudah dan kita bisa melakukannya “
“ Kamu Ingat Pandu, saat kamu baru mengenal huruf dan angka kamu mengalami kesulitan dalam membaca huruf dan angka itu, kamu takut untuk membaca, menulis, dan berhitung, karena kamu tidak bisa melakukannya. Namun perlahan, lambat laun kamu dengan pasti belajar membaca, menulis maupun menghitung dari kelas satu, dua, tiga, empat dan lima hingga pada akhirnya kamu bisa membaca, menulis dan berhitung dengan baik dan benar. Satu contoh nyata sebuah proses belajar. Setelah kamu bisa membaca, menulis dan berhitung, kini kamu jadi lebih bisa melakukan banyak hal. Kamu bisa membaca beragam cerita, bisa menulis surat, bisa menulis pesan dan dengan berhitung dan membaca, kamu jadi tahu tentang uang, pemanfaatannya, mengetahui jam dan banyak lain hal-hal yang berguna dalam hidup. Bayangkan jika kamu dulu tidak belajar membaca, menulis atau berhitung, sekarang mungkin kamu tidak bisa membaca, menulis dan berhitung. Dan ketika kamu tidak bisa membaca, menulis dan berhitung kamu mungkin tidak bisa membaca cerita, mengetahui uang dan cara menghitung sesuatu dan kamu akan menjumpai banyak kesulitan dalam proses kehidupan ini, karena hidup kita tidaklah lepas dari proses membaca, menulis dan berhitung “
“ Apakah selesai dengan belajar membaca, menulis dan berhitung ? tidak Pandu, dalam hidup kamu kembali akan belajar hal-hal baru lagi. Mulai dari belajar naik sepeda, agar kamu bisa lebih cepat berangkat ke sekolah tanpa jalan kaki, belajar naik motor dan mobil barangkali kelak saat kamu dewasa. Belajar dan terus belajar, mungkin beban hidupmu sekarang adalah tugas rumah dari sekolah yang harus kamu pelajari, tapi saat kamu sudah bisa menghadapi tugas itu, kamu akan mendapat tugas yang lebih berat lagi karena tugas rumah adalah sesuatu yang sederhana. Setelah lulus sekolah besok kamu akan dihadapkan dengan bagaimana cara mencari uang, untuk dapat bertahan hidup dan untuk memenuhi segala macam kebutuhan hidupmu. Saat kamu sudah berkeluarga, kamu pun harus memenuhi kebutuhan hidup keluargamu, anak dan istrimu. Tidak sampai disitu, kamu akan terus bertemu hal-hal baru dan akan terus belajar tentang hal baru itu hingga akhir hayatmu, hingga kamu mati “
“ Belajar adalah sebuah proses yang kamu mulai saat lahir di dunia ini dan hingga kamu kelak meninggal nanti, mau tidak mau kamu akan terus dan terus belajar. Kalau kamu tiak mau belajar, kamu akan tertinggal, kalau kamu tidak mau belajar, kamu akan menghadapi sesuatu yang lebih sulit lagi karena kamu tidak mau belajar “
Itulah sebuah kata yang panjang dari bapak guru tentang belajar. Aku pun ternyata dari dulu selalu belajar. Saat aku belum bisa berjalan aku belajar berjalan, saat aku belum dapat naik sepeda, aku belajar naik sepeda. Kalau aku dulu tidak belajar naik sepeda, aku tidak mungkin dapat naik sepeda dan aku tidak mungkin dapat bepergian jauh kerumah teman temanku dengan naik sepeda.
Penulis : Hanung Manggara

Pandu Integritas - SAMPLE OF MY WORK

Kisah kisah dalam komik ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran anti korupsi ...